Bismillah

ILMU PSIKOLOGI PENTING BAGI SEORANG PERUQIAH

✍ Andi Baso Gunardi Al-Bugisy

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh seorang peruqiah adalah diagnosa yang baik karena tidak semua keluhan yang dialami pasien adalah gangguan jin atau sihir. Terkadang seorang pasien itu mengalami gangguan jiwa karena berbagai faktor seperti tekanan yang kuat terhadap jiwanya dimana ia tak mampu lagi menahannya, faktor materi, dsb. Bila seorang yang terkena gangguan jiwa kemudian seorang peruqiah memvonisnya dengan gangguan jin atau sihir, maka bisa jadi akan makin memperparahnya karena pasien ini ada kecenderungan tidak mau berobat dengan cara lain yang justru mungkin pas dan cocok untuknya begitupun jika seorang pasien yang terkena gangguan jin divonis dengan gangguan jiwa maka jin akan dengan leluasa mengganggu tanpa penghalang. Diagnosa gangguan jin dapat dideteksi dengan membacakan ayat-ayat Al-Qur'an, seusai dibacakan msaka disinilah seorang peruqiah dibutuhkan kebijalsanaannya bahwa apakah pasiennya ini terkena gangguan jin/sihir atau gangguan medis baik fisik maupun mental.

Untuk menjadi seorang psikolog, seorang peruqiah semestinya memiliki beberapa sayarat, berikut ana kutip kalimat dari seorang Psikolog Umum yang dikutip oleh seorang ahli ruqiah Ustadz Musdar Bustamam Tambusai dalam sebuah buku yang beliau tulis yaitu:

¶ Daya observasi, yaitu kemampuan untuk mengetahui keadaan dan perasaan orang lain. Misalnya, ia bisa melihat tanda-tanda kesedihan, kegembiraan, kebosanan kepada orang lain meski itu tidak begitu kentara.
¶ Daya empati, yaitu kemampuan untuk menghayati perasaan orang lain. Misalnya ia bisa ikut merasakan (tidak sekedar menyaksikan) kesedihan atau keputusan orang lain.
¶ Daya introspeksi, yaitu kemampuan merenungkan diri sendiri, kelemahan, keunggulan, keraguan, keinginan, dan lain-lain.
¶ Daya berdialog, yaitu kemampuan untuk bertukar fikiran dengan tujuan memahami fihak lain. Misalnya dengan mendengarkan dulu pendapat orang lain, menanggapinya dengan tenang dan mengutarakan pendapat pribadinya sejujur mungkin.
(Alex Sobur Psikologi Umum (Bandung, Pustaka Setia, 2003 M / 1424 H), hal. 19.

Selain mempelajari psikologi dasar, seorang peruqiah juga semestinya mempelajari Psikologi Klinis karena lebih mempelajari dan memahami orang-orang abnormal dan subnormal sehingga seorang peruqiah syar'iyyah sangat baik untuk mendali hal ini, masih jarang peruqiah syar'iyyah yang mempunyai kemampuan seperti ini, apalagi fakultas-fakultas psikologi di Indonesia masih menerapkan ilmu psikologi orang-orang barat yang bersifat materialis...

Wallahu a'lam

Post a Comment

  1. Masya Allah, Syukran Artikelnya Ustadz, ana alumni pelatihan di pesantren Ustadz Yusuf Mansur Cikarang. Bagi yang membutuhkan terapi ruqyah di bandung hubungi 085295035000 https://ruqyah-bandung.blogspot.co.id/

    ReplyDelete