KISAH ANAK YANG BERBAKTI PADA ORANG TUANYA DENGAN MERUQYAH

 Ari Hertanto
Bismillahirrahmaanirrahiim
Kisah si fulan dengan anaknya (perempuan usia 5th), si fulan sedang sakit radang tenggorokan karena flu, jika berbicara tenggorokan sakit + suara serak, padahal sang anak minta di ceritakan ketika mau tidur :
A : abi.....ceritain dong.....ayooo....
F : (sambil berbisik2) nanti aja ya kalo abi udah sembuh, ini ngomong aja susah
A : yaaa.....sekarang aja bisik2 aja deh
F : pada suatu hari............ah abi sakit nih tenggorokannya besok aja ya
A : ya udah di ruqyah aja (kemudian dia pegang leher ayahnya sambil baca ayat kursi, al ikhlas, al falaq, an naas, doa syifa)
setelah selesai baca dia tanya :
A : gimana bi udah sembuh kan? ayo ceritain dong....
F : tunggu bentar ya belum sembuh nih
A : (sambil cemberut, nungguin cerita, dia diem aja)
5 menit kemudian si fulan merasakan tenggorokannya sudah pulih, suaranya bisa normal, lalu melirik si kecil, ternyata dia udah ketiduran padahal baru nunggu 5 menit, batal deh ceritanya
Allah Subhaanahu wa ta’aala berfirman bahwa Al-qur’an merupakan obat :

وَلَوْ جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا أَعْجَمِيًّا لَقَالُوا لَوْلَا فُصِّلَتْ آيَاتُهُ أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ

“Dan jikalau Kami jadikan Al Qur’an itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah dalam bahasa asing dan bahasa Arab? Katakanlah: "Al Qur’an itu adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang mu'min.”

(QS.Fusshilat:44)

Allah Azza wa jalla, juga berfirman:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

“Dan Kami menurunkan Al-Qur’an yang merupakan obat dan rahmat bagi kaum mukminin.”

(QS.AL-Isra: 83)

selain keyakinan, kunci lain dari keberhasilan dalam meruqyah adalah konsentrasi, sebagaimana kisah di atas, sang anak sangat ingin ayahnya sembuh supaya bisa cerita, dia yakin kepada Allah lalu konsentrasi membaca ayat2 ruqyah & doa syifa, di dalam hadits yg diriwayatkan Abu Hurairah Radhiallahu Anhu dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالْإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَجِيبُ دُعَاءً من قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ

“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin  doa itu terkabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidaklah menerima doa yang berasal dari hati orang yang lalai lagi tidak konsentrasi.”

(HR. Tirmidzi, no:3479, Al-Hakim dalam mustadrak: 1/670. Dihasankan Al-Albani dalam sahih al-jami’: 245)

semoga bermanfaat bagi kita semua, barakallahu fiikum

Perdana Akhmad, S.Psi

Seorang Praktisi Ruqyah yang (Dengan Idzin Allah SWT) Akan Membagi Ilmu dan Seni Pendayagunaan Energi Ruqyah Keseluruh Umat Islam NO.Telp:081379666696 Pin BlackBerry : 2A22C8EA

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak