oleh:
Rwin Burhan
(Praktisi Quranic Healing Banten)



Beberapa waktu lalu di awal bulan September 2013, seorang ibu mengeluhkan sakitnya yang sedikit aneh setelah memakai kerudung besar pemberian ibu kandungnya, yang mana kerudung itu juga hadiah teman ibunya yang baru pulang silaturahmi ke Padang.

Banyak kejadian aneh setelah mengenakan kerudung tadi, kerudung putih dengan motif polkadot hitam kecil di hampir seluruh kerudung (seperti motif dalmation). Awal cerita bermula ketika si ibu Nani (nama disamarkan) yang merupakan ahli bekam di daerah Serang, Banten ini mendapatkan panggilan bekam ke rumah seorang ibu yang mengeluhkan sering sakit.

Sampai di rumah pasien bekam, keanehan terjadi setelah si ibu ini dipersilakan masuk oleh anaknya yang punya rumah, “masuk aja bu, mamah ada di kamar, langsung aja ke kamar mamah”, kata si anak.
Setelah masuk kamar, si ibu yang hendak di bekam ini kaget sampai tidak mau melihat wajah bu Nani yang ahli bekam ini, “aduuuh…duh, koq saya melihat ibu merinding yah, ga bisa saya lihat muka ibu, maaf yah saya tunduk aja ya dibekamnya…punteun” kata si ibu pemilik rumah.

“Ga apa-apa bu” kata si ibu Nani ini keheranan.
“Bu maaf yah koq dari tadi saya masuk rumah, saya juga ikut merinding, sampai rambut saya serasa ada yang menjambak, jadi tidak nyaman nih” kata ibu Nani.

Akhirnya si pemilik rumah pun bercerita ngalor-ngidul tentang kondisi dirinya yang memang punya sixth sense (indera ke-enam, yang dia namai sendiri)
Dia (pemilik rumah, panggil saja ibu Dewi) mengakui dirinya punya 'gift' alias bakat, dari semenjak kecil. Bisa merasakan sesuatu yang sangat ganjil di luar nalar, dia bisa merasakan ada sosok ghaib di sekitarnya, tapi tidak bisa melihatnya. Dan yang membuatnya tersiksa adalah dia bisa melihat 'aura kematian' seseorang yang bertatapan langsung dengannya. Satu contoh, dia berbicara dengan seorang yang baru saja dikenalnya di sebuah acara, tanpa sadar batin dia membisik ‘orang ini dekat sekali dengan kematian’, ‘kecelakaan’, ‘1 minggu dari sekarang’…

Naudzu billah tsumma na udzu billah…1 minggu kemudian setelah pertemuan itu, ia pun mendengar kabar orang yang seminggu lalu batinnya membisikan kematian padanya, meninggal dalam kecelakaan…innalillahi wa’inna ilaihi roji’un. Dan ini bukan 1 atau 2x kejadian, sering, ia mendapati hal seperti itu yaitu ‘bisikan kematian’.

Dan ia diagnosa sendiri mungkin 'warisan' dari kakek buyutnya yang notabene dulu semasa hidupnya sering mengobati orang gila dan orang kena santet, dengan cara yang dia tidak ketahui seperti apa pengobatannya.

SINGKAT CERITA:
Sepulang dari bekam panggilan, ibu yang ahli bekam ini pun diserang demam, pusing, mual dan muntah.
Dan ia pun langsung melakukan ruqyah mandiri, walhasil, ada reaksi muntah parah. Hari-hari setelah ruqyah mandiri tidak ada perubahan yang berarti yang akhirnya ia memutuskan untuk mendatangi ahli ruqyah (yaitu saya: penulis). Alhamdulillah… ada reaksi keras dari jin di dalam tubuh si ibu itu, singkat cerita, ada jin kafir perempuan penunggu rumah yang tempo hari si ibu ini membekam ibu Dewi yang mempunyai sixth sense. Ternyata ia (si jin kafir) mengikuti dari semenjak silaturahminya ke rumah ibu Dewi.

SESI RUQYAHKE-1:
Seperti biasa ruqyah lainnya, saya bacakan ayat-ayat ruqyah standar, dan kurang lebih di menit ke-10 ada reaksi bergidik, merinding, mual disertai muntah-muntah.
beberapa kali muntah-muntah, hingga akhirnya ada komunikasi dari si jin penghuni tubuh ibu Nani ini.

“Saya tidak ganggu koq, saya ikut cuma karena senang karena ibu ini cantik, itu aja tolong jangan bunuh saya” si jin kafir perempuan itu berkata kepada kami.
"saya senang sama kerudungnya...baguuuuusssss" kata si jin kafir.
“agama kamu apa?” saya Tanya.
“saya ga tau apa itu agama” jin kafir itu menjawab…
”tahu Islam?” saya balik Tanya…
”tau” jin itu membalas…

Kurang lebih 15 menit saya dakwah tauhid terhadap jin kafir itu dan satu hal yang menarik dalam obrolan panjang saya dengan si jin kafir itu, ternyata ia tertarik karena melihat mofif kerudung yang dipakai si ibu Nani, entah apa alasannya ia bisa tertarik yang saya dapatkan dari penuturannya adalah ia sangat senang begitu pertama kali melihat kerudung itu. dan bukan hanya saja ia tetapi semua jin penghuni rumah bu Dewi ini pun entah kenapa saat bu Nani ini datang ke rumah bu Dewi semua mendekat penasaran ke bu Nani, ada aura berbeda dari keudungnya hingga membuat mereka (bangsa jin) semua tertarik terhadap kerudungnya.

Alhamdulillah jin kafir perempuan itu pun masuk islam…dengan nama muslimah Yasmin,

Beberapa hari setelah ruqyah, 2 atau 3 hari saya lupa, bu Nani kembali meminta ruqyah kepada saya, dia merasakan hal yang sama saat terkena pertama kali terkena gangguan jin (kepala berat, mual dsb).

"coba ibu ceritain dari awal, gimana tadinya ibu bisa sakit lagi?" tanya saya.
"malam-malam saya keluar, di depan rumah ke warung mau beli sesuatu, terus ada tetangga ya sudah saya ngobrol sekitar 10 menitan di warung itu, pas lagi ngobrol tiba-tiba koq kaya ada sesuatu yang berat di kepala saya, ya sudah saya langsung pulang" penuturan bu Nani
"coba saya tebak, ibu pake kerudung polkadot yang kemarin lagi ya bu?" tanya saya memastikan
"iyyyaaa pa ustadz" jawabnya sambil mengernyitkan dahi
"Kan sudah saya bilang jangan dipakai lagi kerudungnya kalau bisa di bakar saja, karena sudah terkena 'ain itu" saya menimpali

SESI RUQYAH KE-2:
Tidak jauh beda dengan Ruqyah ke-1 ada jin kafir perempuan yang tertarik karena melihat jilbab yang dikenakan bu Nani ini, si jin melihat bu Nani yang sedang asyik ngobrol malam-malam di warung bareng tetangganya, penasaran dengan cantiknya jilbab yang dipakai.
Setelah di berikan dakwah tauhid akhirnya si jin kafir perempuan ini mengikrarkan diri untuk masuk Islam, dan saya beri nama muslimah 'Wardah Muslimah'...Alhamduillah.

Dengan izin bu Nani saya meminta kerudungnya dengan ikhlas untuk saya bakar agar tidak terjadi hil yang mustahal. Saya sebagai laki-laki pun melihat memang bagus kerudungnya.

Setelah dilepas, saat hendak dibakar, saya coba berdirikan kerudung dengan posisi orang memasangkan kerudung, sengaja posisi jilbab saya hadapkan ke muka saya.
Astagfirullahal'adzim...bulu kuduk, bulu tangan saya seketika berdiri dan rambut saya seperti dijambak semua.
Langsung saya bungkus dengan plastik dan bensin dari tangki motor saya, Bismillah, saya membakar jilbab ini. Disaksikan oleh yang mempunyai jilbab.

Alhamdulillah.